fbpx

Resume Webinar Magnet Rezeki Sesi 2

webinar magnet rezeki sesi 2

Yang menghalangi keajaiban-keajaiban dalam hidup kita adalah dosa-dosa kita sendiri yang padahal keajaiban-keajaiban itu datang deras pada hidup kita. Lalu bagaimana menghancurkan perisai dosa yang menghalangi keajaiban-keajaiban dalam hidup kita ? cara menghancurkan perisai dosa adalah dengan bertaubat. Lakukan shalat taubat dan mohon ampunan pada Allah dengan sebenar-benarnya. Kita bisa menulis dosa-dosa apa saja yang pernah kita lakukan dalam hidup lalu taubat dalam shalat taubat. Mohon agar diberi taubat nasuha.

Nah itu adalah materi rahasia magnet rezeki pada pertemuan sebelumnya. Untuk pertemuan kali ini akan membahas tentang *“Lapisan Terluar Penghalang Rezeki”*. Apa sih lapisan terluar penghalang rezeki ?

Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya bahwa rezeki itu seperti air bah, tapikitanya yang memasang perisai sehingga rezeki terhalang.

Nah perisai rezeki itu bentuknya seperti bawang, berlapis-lapis dan dibukanya harus dari lapisan luar terlebih dahulu, karena jika lapisan terluar ini tidak dibuka maka akan terbentuk lagi lapisan baru.

Untuk mencapai materi selanjutnya diperlukan materi pendahuluan yaitu tentang *”Cermin Ajaib”*. apa itu cermin ajaib ? fungsi cermin adalah untuk memberitahukan kesalahan pada wajah kita dan pada penampilan kita. Maka ketika bercermin kita perlu kesiapan mental, kesiapan mental untuk diberitahu kesalahan kita. kenapa cermin ajaib ?, karena cermin ini memberitahukan kita jika penampilan hati kita belum baik untukmendatangkan rezeki dan kebanyakan manusia tidak menyadari bahwa itu adalah cermin. Cermin ajaib adalah

“kejadian tidak mengenakkan yang kakak-kaka alami” Atau banyak juga yang menyebutnya
“masalah”
“musibah”
“kesialan”
“kesusahan”
Dsb

Kapan terakhir kali kakak mengalami “kejadian tidak mengenakan”?
Kapan terakhir kali kakak bercermin ?
Respon apa yang kakak berikan ketika mengalami kejadian tersebut ?
Siapa yang kaka salahkan ?
Maka setiap kejadian yang menimpa kakak-kakak sejadinya itu perwujudan Allah. Skenario Allah dan seizin Allah.

“sesungguhnya Allah maha adil. Dia tidak akan mendzalimi hamba-hambanya sedikit-pun.. “(QS An-Nisa: 40)

Katakanlah hari ini ada suatu kejadian yang tidak enak terjadi atas prilaku seseorang kepada kaka?, dan respon kakak : marah, sakit hati, mengeluh dan tidak terima dengan prilaku seseorang.

Maka rezeki akan pergi dari kakak-kakak. Kenapa ?

Sejatinya orang tersebut itu makhluk Allah, ciptaan Allah, digerakan Allah dan seizin Alah. Jika kakak marah/protes/mengeluh/tidak terima pada orang tersebut, maka kakka sedang marah/protes/mengeluh/tidak terima pada ciptaan Allah. Jika kakak marah/protes/mengeluh/tidak terima pada kejadiaannya, maka kaka sedang marah/protes/mengeluh/tidak terima pada skenario Allah.

Padahal rezeki itu milik Allah dan Allah yang kasih dari kita sejak didalam kandungan sampe mati kelak.

Maka kakak dalam materi cermin ajaib ini yang harus dilakukan adalah
1. Siap mental
2. Tahu bahwa hal yang tidak enak adalah cermin
3. Bersyukur ketika cermin itu terjadi
4. Meperbaiki diri

Nah kakak materi cermin ajaib ini adalah materi pendahuluan untuk materi selanjutnya, karena pada materi selanjutnya kita akan membahas tentng point ke 4, yaitu bagaimana cara kita memperbaiki diri setelah bercermin.

Perisai rezeki terluar adalah “garis kebenaran”

Apa itu garis pembenaran ? untuk memahami gari kebenaran saya ingin menceritakan kisah pembunuh berdarah dingin. Dimana pembunuh ini tidak merasa bersalah padahal telah membunuh banyak orang. Kakak tahu kenapa ? karena dia beralasan telah memasang garis pembenaran. Pembunuh tersebut telah memberitahu orang-orang untuk tidak melewati garis yang ia buat namun orang-orang masih saja ada yang melangkahinya sehingga dia tidak segan membunuh orang yang melewati garis tersebut. Nah begitulah garis kebenaran dimana kita merasa benar dan yang lain salah.

Misal ketika kita sedang mengendarai mobil/motor, didepan kita ada kendaraan lain yang menurut kita, kendaraan di depan jalannya terlalu pelan.
Dan yang sering terjadi adalah kita memasang garis kebenaran, ketida ada orang yang tidak suka dengan garis kebenaran yang kita buat, maka kita akan menyalahkan orang lain.
Mencari kambing hitam, kambilang hitang muncul ketika gagal menyiapkan mental dalam bercermin.
Misal ketika kita ga berhasil dalam bisnis, kemudian kita malah bilang “gara-gara perusahaan gak ajarin saya”, “saya lagi susah dia malah enak-enakan”, “dia ga bantuin saya,”pemerintah gak support UMKM”
Sudah mah tidak pakai cermin ajaib, pasang garis pembenaran, garis kebenarannya apa : SAYA yang benar, semua yang diluar saya salah. Dan inilah lapisan terluar dari perisai rezeki.
*kita selalu beralasan, ada peran orang lain atas tidak beresan dalam hidup kita*
Dampaknya “ seluruh persoalan hadir karena kita memasang garis kebenaran”
“pasang garis kebenaran > masalah muncul > rezeki hilang”
Maka seandainya kita mau berlapang dada dan memohon kepada Allah untuk menghilangkan garis kebenaran kita, maka yang terjadi setelah itu, rezeki akan datang luar biasa, masalah hilang, keajaiban hadir.
Kemudian prinsip baru kita yang berkebalikan yaitu *SAYA SALAH KAMU BENAR* Rasulullah SAW pun mengajarkan menurunkan garis kebenaran
kisahnya ketika Rasulullah SAW lewat di satu jalan di mekkah sebelum hijrah, kemudian beliau di timpuk oleh seorang kafir Quraisy
apa respon Rasulullah SAW ?
Rasulullah SAW tidak marah, tidak juga kesal, tapi respon beliau, beliau diam dan beristighfar
“Astaghfirullah, salah saya apa ?”
keesokannya Rasulullah SAW lewat lagi, dan ditimpuk lagi tapi respon Rasulullah SAW tetap sama, belau diam tidak melawan dan beristighfar
“Astaghfirullah, salah saya apa? apa dakwah saya kurang lembut?”
hari ketiga lewat lagi Rasulullah SAW dan ditimpuk lagi, kembali Rasulillah hanya beristghfar
maka di hari keempat Rasulullah SAW lewat tidak ada yang menimpuk, dan diketahui ternyata kafir Quraisy itu sedang sakit, maka Rasulullah SAW menjenguk orang itu dan begitu kagetnya orang kafir Quraisy itu ketika datang Rasulullah SAW ke rumahnya sedangkan dia dalam keadaan terbaring sakit, disangkanya Rasulullah SAW akan membalas dendam atas perbuatannya 3 hari kemarin menimpuk, ternyata Rasulullah SAW malah mengobati dan mendoakan orang tersebut sehingga orang tersebut terenyuh dan masuk islam.

Begitulah bapak ibu, materi tentang lapisan perisai paling luar, tidak mudah memang untuk mempraktekannya, saya pun masih terus belajar untuk senantiasa bercermin dan menurunkan garis kebenaran tapi silahkan deh dicoba, ketika ada sesuatu terjadi, katakan dalam hati saya salah, ampuni saya, saya siap belajar.
Rasulullah SAW manusia paling mulia, paling baik akhlaknya, yang tidak punya dosa, dijamin masuk surga, beristighfar lebih dari 70x sehari, maka yuk kita beristighfar dengan sebaik baik istighfar, dengan tidak memasang garis kebenaran.
Terakhir bapak ibu, yang harus digaris bawahi dalam materi ini :
Cermin ajaib dan garis kebenaran itu hanya bisa digunakan untuk diri sendiri, tidak bisa kita menggunakan garis kebenaran kita untuk cermin orang lain, semua ini untuk muhasabah kita untuk keajaiban kita sendiri. Misal ketika orang lain kena musibah, kemudian kita berkata “dia pasti gak bercermin,” gak boleh seperti itu. harus tetap khusnudzon apalagi terhadap saudara seiman ilmu magnet rezeki adalah ilmu untuk diri sendiri, jika bapak ibu punya persoalan dalam hubungan keluarga yang tidak harmonis, hubungan dengan rekan kerja yang sering bersitegang, maka fokuslah memperbaiki diri sendiri, maka saksikan, lingkungan akan ikut berubah seiring perubahan positif Bapak Ibu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Admin Pusat
Admin Pusat
Hallo Kak, salam kenal.
Silahkna hubungi Admin Pusat untuk informasi tentang produk CoolBee Kids.
Terimakasih